Wednesday, May 3, 2017

Microsoft Azure Solusi Yang Fleksibel Untuk Backup, Restore & Disaster Recovery

Microsoft Azure adalah infrastruktur berbasis cloud dan platform yang dapat menampung 50 + layanan web yang saling terintegrasi. Dengan Microsoft Azure Anda dapat membuat berbagai solusi bisnis seperti Backup Data dan Disaster Recovery atau yang lebih sering di dengan dengan sebutan DRaaS.

Sumber Gambar : Microsoft Indonesia




Bagi perusahaan yang sedang mencari layanan Disaster Recovery as Service (DRaaS), layanan yang tepat untuk kebutuhan tersebut adalah layanan Microsoft Azure yang merupakan teknologi cloud computing besutan raksasa teknologi ternama di dunia, Microsoft. Layanan ini dapat memungkinkan Perusahaan Anda untuk membuat solusi yang fleksibel dan hemat biaya untuk backup, recovry, dan juga kebutuhan site recovery.

Azure memungkinkan Anda untuk membuat backup data, aplikasi, server, dan lainnya secara langsung ke data center microsoft yang tersedia di cloud. Anda dapat membuat cadangan data dengan skala kecl atau dengan skala besar sekalipun.

Sejak Microsoft Azure mengandalkan jaringan global Data Center Microsoft, Anda dapat membuat cadangan data tanpa perlu mengkhawatirkan kapasitas. Jika jumlah data yang Anda butuhkan untuk membuat cadangan terlalu besar, Microsoft menawarkan layanan tambahan untuk mempercepat backup awal Anda. Setelah backup awal Anda telah di upload di ke cloud, maka backup tambahan hanya dapat mencakup data yang telah diubah atau ditambahkan.

Microsoft Azure menawarkan berbagai layanan web dan tools yang saling terintegrasi yang memungkinkan Anda untuk membuat backup dengan terukur dan hemat biaya. Fitur Microsoft Azure Backup, Restore, dan site recovery sangat fleksibel. Anda dapat membuat cadangan data Anda sepenuhnya ke cloud, ke data center on-premise, atau kombinasi dari keduanya.

Baca Juga : Pelajari Apakah Bisnis Anda Sudah Optimal Dengan Cloud

Azure backup As a Services terintegrasi dengan teknologi seperti Microsoft SharePoint , Microsoft Exchange, Windows Server, Linux, Microsoft SQL Server, dan banyak lagi. Microsoft Azure mendukung mesin virtual Hyper-V (VM) hypervisor versi 2012 ke atas, dan VMware vSphere platform 5.x.

Microsoft Azure menggunakan infrastruktur cloud Microsoft untuk layanan backup, penyimpanan, dan situs-recovery.Cloud Data Center Microsoft terletak di seluruh dunia. Ini berarti bahwa ketika Anda menggunakan Azure untuk backup, penyimpanan, dan pemulihan situs, Anda dapat menggunakan Data Center terdekat dengan lokasi Anda, untuk membantu meminimalkan kecepatan transfer dan latency.

Selain itu, karena infrastruktur Cloud Microsoft didistribusikan di seluruh dunia, Anda dapat menghindari untuk kontrak dengan penyedia layanan yang berbeda di seluruh negara dan wilayah. Ketika Anda membuat cadangan data Anda, server, dan beban kerja dengan Microsoft Azure awan, semua data dienkripsi, baik yang bergerak maupun diam. Data Anda ditransfer melalui link hypertext aman transfer protocol (HTTPS).

Data yang Anda simpan di Data Center Azure dienkripsi dengan frasa sandi yang hanya Anda sebagai pelanggan yang tahu, bahkan Microsoft sekalipun tidak dapat mendekripsi data Anda. Microsoft Azure menggunakan Advanced Encryption Standard (AES) dengan panjang kunci terpanjang 256 bit untuk mengenkripsi data. Anda juga dapat menggunakan Microsoft BitLocker untuk enkripsi dalam mesin virtual Windows dan dm-crypt untuk enkripsi dalam mesin virtual Linux.

Sumber : Microsoft Indonesia
Previous Post
Next Post

Web Developer | Digital Marketing | Founder Eternysoft [Different Kind Of Digital Media Agency]

Contact me for some awesome project -> www.eternysoft.com

Related Posts

0 comments: